Home / Blog / Pengantar Parameter Dasar Baterai Lithium

Pengantar Parameter Dasar Baterai Lithium

21 Nov, 2023

By hoppt

1.Kapasitas (Ah): Metrik kinerja yang penting, kapasitas mengukur jumlah muatan listrik yang dapat dihasilkan baterai dalam kondisi tertentu seperti laju pelepasan, suhu, dan tegangan pemutusan. Misalnya, baterai 48V 200Ah mampu menyimpan energi 9.6 kWh. Kapasitas bervariasi berdasarkan aktual, teoritis, dan terukur, dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti suhu, kelembaban, dan tingkat pengisian/pengosongan.

640

2. Kepadatan Energi (Wh/kg atau Wh/L): Ini mengacu pada jumlah energi yang disimpan relatif terhadap massa atau volume baterai. Teknologi baterai lithium-ion saat ini menawarkan kepadatan energi antara 100-200 Wh/kg, yang merupakan hambatan dalam banyak aplikasi, khususnya pada kendaraan listrik. Kepadatan energi yang lebih tinggi penting untuk jarak berkendara yang lebih jauh.

3.Laju Pengisian/Pengosongan (C): Kecepatan ini mempengaruhi arus kontinu dan arus puncak baterai selama pengoperasian. Misalnya, baterai 20Ah dengan laju 0.5C berarti baterai dapat diisi atau dikosongkan pada 10A hingga tegangan cutoff-nya. Tingkat debit yang tinggi sangat penting untuk aplikasi listrik seperti kendaraan listrik.

640 (1)

4. Tegangan (V): Ini termasuk tegangan rangkaian terbuka, tegangan kerja, tegangan pemutusan muatan, dan tegangan pemutusan pelepasan. Parameter tegangan sangat penting untuk kinerja dan keamanan baterai.

5.Cycle Life (waktu) dan Depth of Discharge (DoD): Siklus hidup menunjukkan jumlah siklus pengisian/pengosongan baterai yang dapat dijalani sebelum terjadi pengurangan kapasitas secara signifikan. Depth of Discharge (DoD) mengukur persentase kapasitas baterai yang digunakan. DoD yang lebih tinggi biasanya berarti masa pakai baterai lebih pendek.

6. Resistansi Internal (Ω): Terdiri dari resistansi ohmik dan resistansi polarisasi. Resistensi internal yang lebih rendah lebih disukai untuk efisiensi yang lebih baik dan mengurangi penuaan.

7. Self-discharge: Fenomena ini mengacu pada hilangnya daya saat baterai tidak digunakan. Meminimalkan self-discharge sangat penting untuk menjaga masa pakai dan kinerja baterai.

8. Kisaran Suhu Pengoperasian: Baterai lithium-ion memiliki kisaran suhu optimal untuk pengoperasian, biasanya antara -20℃ dan 60℃. Menyimpang dari kisaran ini dapat berdampak signifikan terhadap kinerja dan masa pakai baterai.

tutup_putih
menutup penjualan

Tulis pertanyaan di sini

membalas dalam waktu 6 jam, pertanyaan dipersilakan!